P4S Soko Jati Cinta Nusantara mengembangkan teknologi pertanian sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem pertanian modern yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Pengembangan teknologi dilakukan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, efisiensi biaya produksi, penguatan kualitas hasil panen, serta pengelolaan sumber daya pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berbasis inovasi.

Dalam pengembangannya, P4S menerapkan berbagai pendekatan teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan kebutuhan petani dan kondisi lapangan. Program teknologi pertanian meliputi pengembangan smart farming berbasis IoT, sistem pertanian terpadu, pengolahan pupuk organik cair bio slurry, teknologi fermentasi mikroba, hingga penguatan sistem budidaya hortikultura berbasis pertanian ramah lingkungan. Seluruh teknologi yang diterapkan diarahkan agar mudah diakses, aplikatif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.

Salah satu fokus utama pengembangan teknologi di P4S adalah pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik cair dan kompos padat melalui sistem fermentasi biologis. Teknologi tersebut memanfaatkan mikroba aerob dan anaerob untuk meningkatkan kualitas pupuk organik sekaligus mendukung pemulihan biologis tanah pertanian yang mengalami residu bahan kimia. Pendekatan ini menjadi bagian dari pengembangan sistem pertanian berbasis ekonomi sirkular yang menghubungkan sektor peternakan dan pertanian dalam satu ekosistem berkelanjutan.

P4S Soko Jati Cinta Nusantara juga aktif membangun kolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Jember dalam pengembangan teknologi hortikultura, mikrobiologi pertanian, pengendalian penyakit tanaman, serta inovasi pupuk organik berbasis riset terapan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan dalam menghadirkan teknologi pertanian yang relevan terhadap tantangan sektor pangan dan lingkungan masa kini.

Sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, P4S tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga mendorong transfer pengetahuan kepada petani, generasi muda tani, mahasiswa, dan masyarakat umum melalui pelatihan, praktik lapangan, demonstrasi plot (demplot), dan program edukasi pertanian modern. Dengan pendekatan tersebut, teknologi pertanian tidak hanya menjadi alat produksi, tetapi juga menjadi sarana transformasi menuju pertanian Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Lokasi P4S
Translate ยป