P4S Soko Jati Cinta Nusantara mengembangkan Program Integrasi Sektor Pertanian sebagai model pengelolaan pertanian terpadu berbasis ekonomi sirkular yang menghubungkan sektor hortikultura, peternakan, pengolahan limbah organik, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan ketahanan pangan daerah. Program ini dirancang untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih efisien, produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi sumber daya lokal secara terintegrasi.
Konsep utama program ini adalah mengintegrasikan sektor peternakan sapi dengan pertanian hortikultura jeruk melalui pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik cair bio slurry dan kompos padat. Limbah peternakan yang sebelumnya berpotensi menjadi sumber pencemaran lingkungan diolah menjadi produk bernilai ekonomis yang mendukung pemulihan kualitas tanah, pengurangan penggunaan pupuk kimia, serta peningkatan produktivitas lahan pertanian jeruk masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, program integrasi tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil produksi pertanian, tetapi juga membangun hubungan yang saling mendukung antara sektor pertanian dan peternakan dalam satu ekosistem berkelanjutan. Sistem ini diharapkan mampu menekan biaya produksi petani, memperkuat stabilitas ekonomi masyarakat desa, menciptakan peluang usaha baru, serta mendukung pengembangan pertanian modern berbasis ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, Program Integrasi Sektor Pertanian juga didukung melalui kolaborasi bersama lembaga penelitian, akademisi, dan mitra strategis nasional maupun internasional dalam bidang pengembangan hortikultura, mikrobiologi pertanian, pengolahan pupuk organik, serta pengendalian penyakit tanaman jeruk CVPD/HLB. Pendekatan berbasis riset terapan ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan sistem pertanian yang lebih adaptif terhadap tantangan sektor pangan dan lingkungan di masa depan.
Sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, P4S Soko Jati Cinta Nusantara menjadikan program integrasi sektor pertanian sebagai media pembelajaran, praktik lapangan, dan pengembangan inovasi pertanian terpadu bagi petani, generasi muda tani, mahasiswa, dan masyarakat umum. Program ini diharapkan mampu menjadi model pengembangan pertanian berkelanjutan yang dapat diterapkan secara lebih luas dalam mendukung ketahanan pangan, kesejahteraan petani, dan pembangunan pedesaan di Indonesia