

Jember, 30 Juni 2026 – Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Soko Jati Cinta Nusantara, Rhezky Mahardianto, melakukan silaturahmi ke kediaman Ir. Sigit Soeparjono, M.S., Ph.D., akademisi Fakultas Pertanian Universitas Jember yang memiliki kepakaran di bidang fisiologi tumbuhan, hortikultura, dan nutrisi tanaman. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memperkuat sinergi antara P4S dan kalangan akademisi dalam mendukung pembangunan pertanian berbasis ilmu pengetahuan.
Sebagai salah satu pemateri dan mitra pembinaan di P4S Soko Jati Cinta Nusantara, Ir. Sigit selama ini aktif memberikan berbagai masukan ilmiah dalam pengembangan pertanian modern. Melalui momentum silaturahmi tersebut, Ketua P4S menyampaikan perkembangan berbagai program yang sedang dijalankan sekaligus mendiskusikan arah pengembangan organisasi agar mampu menjadi pusat pembelajaran pertanian yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Salah satu pokok pembahasan adalah perkembangan penjajakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Jember dan PT. Poly dari Tiongkok dalam pengembangan pertanian modern. Ketua P4S memaparkan konsep program yang sedang disusun, mulai dari penerapan teknologi pertanian, pengembangan kawasan budidaya padi dan jagung, hingga rencana pembangunan ekosistem pertanian yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan petani sebagai satu kesatuan yang saling mendukung.
Diskusi kemudian mengerucut pada aspek teknis budidaya tanaman. Berbagai alternatif varietas unggul padi dan jagung yang sesuai dengan karakteristik lahan di Kabupaten Jember menjadi salah satu topik yang dikaji. Selain itu, strategi pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) juga menjadi perhatian utama agar sistem budidaya yang akan diterapkan nantinya mampu meningkatkan produktivitas tanpa mengabaikan prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan.
Dalam suasana diskusi yang santai namun sarat muatan ilmiah, Ir. Sigit turut menjelaskan salah satu pendekatan yang saat ini sedang dikaji melalui penelitian mahasiswa Program Magister Fakultas Pertanian Universitas Jember, yaitu pemanfaatan tanaman rumput di sekitar areal persawahan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas tanah yang mengalami pemadatan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu memperbaiki struktur tanah serta mengurangi dampak tingginya kandungan natrium (Na) yang selama ini menjadi salah satu penyebab menurunnya perkembangan sistem perakaran tanaman.
Meski demikian, kedua belah pihak sepakat bahwa pendekatan tersebut masih berada pada tahap penelitian sehingga belum dapat disimpulkan sebagai teknologi yang siap diterapkan secara luas. Hasil-hasil penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memperoleh dasar ilmiah yang lebih kuat sebelum direkomendasikan kepada petani.
Pembahasan kemudian berlanjut pada rencana kerja sama antara P4S Soko Jati Cinta Nusantara dan Fakultas Pertanian Universitas Jember. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pendampingan akademik dalam pengembangan komoditas jeruk di Kecamatan Umbulsari. Fokus kolaborasi meliputi kajian kesehatan tanah, peningkatan produktivitas tanaman, mutu buah dan daya simpan pascapanen, penyusunan rekomendasi teknis pemulihan lahan, hingga pendampingan petani melalui kegiatan penelitian, pengabdian, dan magang mahasiswa. Program tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menjelang akhir pertemuan, diskusi diarahkan pada penyusunan road map pengembangan P4S Soko Jati Cinta Nusantara sebagai pusat pelatihan pertanian yang terintegrasi dengan kegiatan riset, pendidikan, pemberdayaan petani, serta kemitraan dengan berbagai institusi nasional maupun internasional. Road map tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam mengembangkan P4S sebagai pusat inovasi pertanian yang mampu menjawab tantangan sektor pertanian di masa depan.
Pertemuan ilmiah yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut akhirnya harus diakhiri karena Ketua P4S telah memiliki agenda lanjutan untuk melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember guna menyampaikan perkembangan berbagai program yang sedang dijalankan oleh P4S Soko Jati Cinta Nusantara.
Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa penguatan sektor pertanian tidak hanya dibangun melalui teknologi dan investasi, tetapi juga melalui komunikasi, kolaborasi, serta pertukaran gagasan antara akademisi dan praktisi. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan secara nyata dalam mendukung terwujudnya pertanian yang maju, berkelanjutan, dan menyejahterakan petani.
